Langsung ke konten utama

Pinned Post

Rekomendasi Game Simulator Kendaraan 2020 yang Tak Kalah Seru dari Sebelumnya

Sekarang, banyak sekali jenis game online bertebaran. Mulai MMORPG sampai dengan Game Simulation atau yang lebih familiar dikenal game simulator. Belakangan yang banyak dimainkan adalah game simulator yang menawarkan pengalaman melakukan aktivitas dengan simulasi. Ada yang life-simulation games, vehicle simulation, dan masih banyak lagi lainnya. Tahun 2020 ini juga banyak bermunculan game simulator yang tidak kalah seru dari sebelum-sebelumnya. Bagi yang sedang mencari rekomendasi, berikut ini akan adalah daftar game simulator patut dicoba yang pertama, Bus Simulator Indonesia Pertama datang dari Tanah Air ada yang namanya Bus Simulator Indonesia atau biasa disingkat BUSSID. Game ini cocok sekali bagi yang ingin merasakan sensasi supir bus Indonesia apalagi bila menginstall mod yang didapat dari anonytun.com, di sana Anda bisa mendapatkan banyak pilihan bus, truk dan mobil yang seru secara gratis. A da simulasi bus antarkota, antarprovinsi,  bahkan antar pulau. Karena ada fi...

Polisi Tangkap Otak Peretas Situs Jual-Beli Tiket Online



Jakarta -  Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap sindikat pembobol situs jual-beli tiket online PT Global Networking. Akibat tindakan para pelaku ini perusahaan mengalami kerugian Rp 4 miliar lebih.

Kasus tersebut sebelumnya dilaporkan oleh PT Global Networking selaku pemilik situs tiket.com pada 11 November 2016 lalu. "Para pelaku melakukan illegal akses pada server PT Citilink Indonesia (www.citilink.co.id), akun milik PT Global Network (tiket.com) sejak tanggal 11-27 Oktober 2016 sehingga pihak tiket.com mengalami kerugian sebesar Rp 4.124.000.982," terang Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran kepada detikcom, Kamis (30/3/2017).

Dalam kasus ini, polisi menangkap 3 orang pelaku di tiga lokasi berbeda pada Rabu 29 Maret 2017 malam. Mereka adalah MKU (19), AI (19) dan NTM (27).

Modus operandi adalah dengan memesan sejumlah tiket dengan menggunakan akun milik PT Citilink melalui aplikasi tiket.com. "Mereka memesan tiket domestik dengan rute penerbangan ke beberapa kota dari Sabang sampai Merauke," ungkapnya.

Kasus terbongkar ketika Citilink hendak mengklaim pemesanan tiket ke pihak tiket.com. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui ada kesalahan dalam pemesanan tiket tersebut sehingga pihak tiket.com pun mengalami kerugian.

"Setelah mendapatkan kode booking tiket tersebut, para tersangka kemudian memperjualbelikan kembali tiket tersebut. Jadi motifnya murni ekonomi," lanjutnya.

Dari para pelaku, polisi menyita 7 unit handphone, 3 buah kartu ATM, 2 buah SIM, 2 buah KTP, 2 unit laptop, serta tabungan dengan saldo sebesar Rp 212 juta. 

Atas perbuatannya, para pelakj dijerat dengan Pasal 46 ayat (1), (2) dan (3) juncto Pasal 30 ayat (1), (2) dan (3) dan atau Pasal 51 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 35 dan/atau Pasal 36 Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-3460450/polisi-tangkap-otak-peretas-situs-jual-beli-tiket-online

Komentar